JUAL CONTROL BURNER SIEMENS LFL 1.122, LFL 1.133, LFL 1.322, LFL 1.333

JUAL CONTROL BURNER SIEMENS LFL 1.122, LFL 1.133, LFL 1.322, LFL 1.333

JUAL CONTROL BURNER SIEMENS LFL 1.122, LFL 1.133, LFL 1.322, LFL 1.333

Control Burner Siemens LFL 1 Adalah Kontrol Pembakar Untuk pembakar gas, minyak, atau bahan bakar ganda dengan kapasitas sedang hingga tinggi Untuk pembakar multi-tahap atau modulasi dalam operasi intermiten Dengan kontrol peredam udara yang diperiksa Pengawasan nyala api,  dengan detektor UV QRA2 / QRA4 / QRA10 dan probe ionisasi LFL1 dan Lembar Data ini ditujukan untuk digunakan oleh OEM yang mengintegrasikan
kontrol pembakar dalam produk mereka.

Penggunaan Kontrol dan pengawasan pembakar aliran paksa dengan nyala api percikan langsung atau terputus konstruksi pilot

  •  Untuk kapasitas menengah hingga tinggi
  •  Untuk pengoperasian intermiten (setidaknya satu kali pematian terkontrol setiap 24 jam)
  •  Untuk penggunaan universal dengan pembakar multi-tahap atau modulasi
  •  Untuk digunakan dengan pemanas udara stasioner (WLE)
  •  Untuk digunakan dengan pembakar bahan bakar ganda
  •  Diuji dan disetujui sesuai dengan DIN EN 298

Pengawasan nyala api dipastikan melalui detektor nyala api QRA2 / QRA4 / QRA10 atau probe ionisasi. Perbedaan antara seri 01 dan seri 02 adalah durasi waktu aman untuk pembakar pilot dari pembakar yang dilengkapi dengan katup gas pilot. Untuk pembakar atmosfer berkapasitas tinggi, gunakan LFL1.638.

Type yang lainnya :

  • LFL1.122
  • LFL1.133
  • LFL1.322
  • LFL1.333
  • LFL1.335
  • LFL1.622
  • LFL1.635
  • LFL1.638

 

SPESIFIKASI CONTROL BURNER SIEMENS LFL 1

SPESIFIKASI CONTROL BURNER SIEMENS LFL 1

Kategori Parameter Spesifikasi
Kelistrikan Tegangan Utama (Mains Voltage) AC 230 V -15/+10% atau AC 100 V -15%…AC 110 V +10%
Frekuensi Utama 50…60 Hz ±6%
Sekering Unit (Internal) T6.3H250V sesuai DIN EN 60 127
Sekering Primer (Eksternal) Maks. 10 A (lambat/slow)
Konsumsi Daya Sekitar AC 3.5 VA
Fisik & Proteksi Berat Sekitar 1.000 g
Posisi Pemasangan Bebas (optional)
Tingkat Perlindungan IP 40 (saat terpasang, kecuali area terminal)
Kelas Keselamatan II
Arus & Beban Arus Input Terminal 1 Maks. 5 A kontinu (puncak 20 A / 20 ms)
Beban Terminal Kontrol* Maks. 4 A kontinu (puncak 20 A / 20 ms)
Kapasitas Sakelar (Term. 4 & 5) 1 A, AC 250 V
Kapasitas Sakelar (Term. 4 & 12) 1 A, AC 250 V
Kapasitas Sakelar (Term. 4 & 14) Min. 1 A, AC 250 V
*Berlaku untuk terminal: 3, 6, 7, 9…11, 15…20
KONDISI LINGKUNGAN
Kondisi Standar DIN EN 60721-3 Rentang Suhu Kelembapan
Penyimpanan Kelas 1K3 & 1M2 -20…+60 °C < 95% r.h.
Transportasi Kelas 2K3 & 2M2 -20…+60 °C < 95% r.h.
Operasi Kelas 3K3 & 3M3 -20…+60 °C < 95% r.h.
PERINGATAN PENTING
  • Risiko Kerusakan: Jika sekering primer eksternal putus karena beban berlebih atau korsleting pada terminal, unit LFL1 harus diganti.
  • Ketinggian Instalasi: Maksimum 2.000 meter di atas permukaan laut.
  • Kondisi Air: Kondensasi, pembentukan es, dan masuknya air tidak diperbolehkan karena berisiko sengatan listrik dan kerusakan fungsi keselamatan.
Data Teknis Pengawasan Api (Lanjutan)
1. Pengawasan Api dengan Probe Ionisasi
Digunakan untuk mendeteksi keberadaan api melalui proses ionisasi gas
Parameter Spesifikasi
Tegangan pada Probe Ionisasi
– Operasi *AC 330 V ±10 %
– Uji (Test) *AC 380 V ±10 %
Arus Hubung Singkat *Maks. 0,5 mA
Rentang Alat Ukur yang Disarankan *0…50 μA
Arus Detektor yang Diperlukan (Operasi) *Min. 6 μA
Arus Detektor yang Mungkin (Operasi) *Maks. 200 μA
Panjang Kabel Detektor yang Diizinkan
– Kabel normal (dipasang terpisah) *Maks. 80 m
– Kabel berpelindung (shielded cable) *Maks. 140 m (contoh: kabel frekuensi tinggi)
2. Pengawasan Api dengan Detektor QRA2 / QRA4 / QRA10
Digunakan untuk deteksi api menggunakan sensor optik atau UV
Parameter Spesifikasi
Tegangan Suplai
– Operasi *AC 330 V ±10 %
– Uji (Test) *AC 380 V ±10 %
Arus Detektor yang Diperlukan *Min. 70 μA
Arus Detektor yang Mungkin
– Operasi *Maks. 700 μA
– Uji (Test) *Maks. 1000 μA ¹)
Panjang Kabel Detektor yang Diizinkan
– Kabel normal (dipasang terpisah) *Maks. 100 m
– Kabel berpelindung (shielded cable) *Maks. 200 m (contoh: kabel frekuensi tinggi)
Catatan Penting:
  • ¹) Selama waktu prepurge dengan tegangan uji yang lebih tinggi: Dilakukan uji penyalaan mandiri (self-ignition) dan uji cahaya asing (extraneous light).
  • ²) Dilarang menggunakan kabel inti ganda (multicore cable).
  • Untuk kabel berpelindung, pelindung (shielding) harus disambungkan ke terminal 22.

 

DESAIN MEKANIKAL

Komponen Deskripsi Terjemahan
LFL1 • Desain plug-in (bongkar pasang).
• Sekring unit yang dapat diganti (termasuk sekring cadangan).
Housing (Casing) • Terbuat dari plastik hitam yang tahan benturan dan tahan panas.
• Tombol reset pengunci (lockout reset button) dengan jendela intip yang menunjukkan:
– Lampu sinyal gangguan (fault signal lamp).
– Indikator pengunci (lockout indicator):
– Terhubung ke spindel program.
– Terlihat pada tombol reset pengunci yang transparan.
– Menggunakan simbol yang mudah diingat untuk menunjukkan jenis gangguan dan waktu terjadinya.

 

Hubungi Kami

PT. INDIRA MITRA BOILER

Gudang : Blk. D19 Jl. Utama Raya Perum Permata Sepatan No.21, Pisangan Jaya, Kec. Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten 15520
Office    :  Emerald Residence Sepatan Ruko 8i, RT.026/RW.005, Kosambi, Kec. Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Banten 15530
Whatsapp : 0895 3287 02165
Mobile       : 0821 1185 1623
Tlp             : 021 5011 0567
Email         : wahyuidm86@gmail.com
                      wahyuspi46@gmail.com

Share the Post

About the Author

Comments

No comment yet.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *