OIL BURNERS FBR G X5/2 – TWO STAGES
OIL BURNERS FBR G X5/2 – TWO STAGES
Burner FBR G X5/2 Adalah mesin pembakar minyak ringan dua tingkat. Mereka disusun oleh: dua nozel dengan kapasitas output 101/178 – 415 kW, rangka aluminium, penutup pelindung dengan pelat peredam bising, kepala pembakaran dengan penyesuaian mikro pada efisiensi tinggi dan stabilitas nyala api yang tinggi
-
LIGHT-OIL BURNERS TWO STAGES FBR G X5/2
Burner FBR G X5/2 Adalah mesin pembakar minyak ringan dua tingkat. Mereka disusun oleh: dua nozel dengan kapasitas output 101/178 – 415 kW, rangka aluminium, penutup pelindung dengan pelat peredam bising, kepala pembakaran dengan penyesuaian mikro pada efisiensi tinggi dan stabilitas nyala api yang tinggi, sistem hidrolik pengaturan udara yang mudah terbakar di dua tingkat api. Dimensi keseluruhan yang ringkas dan disposisi yang dirasionalkan dari komponen dengan aksesibilitas yang difasilitasi untuk operasi pengaturan dan pemeliharaan. Kelengkapan konektor 7 tiang, flange dan gasket untuk pemasangan pada boiler, nozel, pipa flexible, line filter.
TECHNICAL DATA BURNER FBR G X5/2
No Parameter Spesifikasi MODEL : G X5/2 1 Debit 1°st. / Min. 2°st. – Maks. 2°st. 8,5 / 15 – 35 kg/jam 2 Daya Termal 1°st. / Min. 2°st. – Maks. 2°st. 87 / 153 – 357 Mcal/jam 3 Daya Termal 1°st. / Min. 2°st. – Maks. 2°st. 101 / 178 – 415 kW 4 Bahan Bakar Minyak ringan 1,5°BT pada 20°C = 6,2 cSt = 35 detik Redwood N°1 5 Operasi Kerja Terputus-putus (min. 1 pemberhentian setiap 24 jam), dua tahap 6 Kondisi Lingkungan Operasi / Penyimpanan -15…+40°C / -20…+70°C, kelembapan relatif maks. 80% 7 Maks. Suhu Udara Pembakaran 60°C 8 Daya Listrik Nominal 600 W 9 Motor Kipas 450 W 10 Penyerapan Arus Nominal 2,7 A 11 Catu Daya 1N~230V – 50Hz 12 Tingkat Perlindungan Listrik IP40 13 Kebisingan Min. – Maks. 71 – 72 dB(A) 14 Berat Pembakar 27 kg LIGHT-OIL BURNERS TWO STAGES FBR G X5/2 ini banyak di gunakan untuk aplikasi dengan kalori sedang, baik pada home Industri kecil atau menengah. untuk Aplikasi pada mesin sebagai berikut:
- Pemanas Air pada Tanki
- pembakar pada tungku oven
- Pemanas pada mesin potong hewan
- pembakar sampah/incenerator
- Mesin Rotary
- Tungku Oven Roty
CARA KERJA BURNER FBR G X5/2
Cara kerja Burner FBR G X5/2 (atau versi lengkapnya seri FBR G X5/2 TC/TL) didasarkan pada sistem Dua Tahap Pembakaran (Two-Stage / High-Low). Diproduksi oleh pabrikan F.B.R. Bruciatori asal Italia, unit ini dirancang khusus menggunakan bahan bakar Light Oil / Solar dengan kapasitas termal menengah berkisar antara 101/178 hingga 415 kW.Berbeda dengan sistem satu tahap (On-Off) yang menyemburkan daya maksimal secara langsung, tipe G X5/2 ini memanfaatkan kombinasi dua nosel (dual-nozzle) serta sebuah aktuator hidrolik mekanis yang mengatur peredam udara (air damper) secara otomatis. Burner dapat menyala pada tingkat api kecil (Tahap 1 / Low Fire) untuk efisiensi muatan awal, kemudian secara dinamis berpindah ke api besar (Tahap 2 / High Fire) demi merespons fluktuasi panas pada mesin industri tanpa memicu lonjakan energi.Berikut penjelasan detail mengenai fungsi komponen penggerak beserta tahapan alur otomatis pembakarannya:1. Komponen Utama & Mekanisme Regulasi Dua Tahap- Dual-Nozzle Assembly (Dua Nosel): Pipa penahan minyak yang bercabang menjadi dua buah nosel pengabut solar. Nosel pertama memegang peran utama untuk memicu pembakaran awal (Low Fire), sementara nosel kedua akan ikut menyembur saat burner beralih ke daya penuh (High Fire).
- Hydraulic Air Regulation System: Aktuator berbasis tekanan hidrolik minyak yang bertugas mendorong tuas penutup udara (air shutter). Bukaan katup angin ini akan disesuaikan secara fisik mengikuti perpindahan dari Tahap 1 ke Tahap 2 agar perbandingan volume solar dan oksigen tetap ideal.
- Integrated Single-Phase Motor: Motor listrik fase tunggal (230 V) yang bertugas memutar roda kipas blower bertekanan tinggi sekaligus memutar poros pompa roda gigi minyak secara linear dalam satu poros penggerak.
- High-Pressure Gear Pump: Pompa roda gigi solar yang menghisap bahan bakar dan menaikkan tekanannya (biasanya berada di setelan 7–12 bar) sehingga solar siap dikonversi menjadi partikel kabut halus.
- Photoresistor (Sensor Photocell): Sensor mata kucing peka cahaya yang mendeteksi radiasi visual dari nyala api solar sebagai sistem proteksi utama.
- Control Box Elektronik (Siemens): Otak digital otomatis (seperti seri Siemens LOA atau LMO) yang mengatur ketepatan waktu (timing) kelistrikan dan mengawasi seluruh sensor keamanan operasional.
2. Urutan Alur Kerja Siklus Pembakaran (Otomatis)Setiap kali modul pengontrol suhu/tekanan pada mesin (seperti boiler, thermal oil heater, atau oven industri besar) mengirim sinyal kebutuhan panas (demand), burner akan mengeksekusi tahapan berikut secara otomatis:- Tahap 1: Pra-Purging (Pembersihan Ruang Bakar)
Motor listrik mendapat pasokan daya dan langsung berputar kencang memutar kipas serta pompa. Sistem hidrolik memposisikan air damper terbuka maksimal. Kipas mengembuskan volume udara segar bertekanan tinggi ke dalam ruang bakar selama belasan detik untuk menyapu bersih sisa-sisa uap bahan bakar yang mengendap dari siklus sebelumnya guna menghindari risiko ledakan awal (backfire). Pada tahap ini, pompa solar sudah membangun tekanan, tetapi kedua katup solenoid masih menutup rapat.- Tahap 2: Pre-Ignition & Penyalaan Tahap 1 (Low Fire)
Setelah fase purging selesai, sistem hidrolik menarik kembali posisi air damper ke tingkat bukaan minimum (posisi menyala awal). Transformator pengapian menyala dan menyalurkan arus tegangan tinggi ke ujung elektroda untuk menciptakan percikan busur listrik statis yang kuat. Sesaat kemudian, Katup Solenoid Tahap 1 terbuka. Solar bertekanan tinggi menyembur hanya melalui Nosel Pertama dalam bentuk kabut halus, menyambar percikan listrik elektroda, dan membentuk api kecil (Low Fire).- Tahap 3: Verifikasi Pengawasan Api
Transformator pemantik mati, lalu tugas pengawasan dialihkan penuh kepada sensor photoresistor. Sensor peka cahaya ini harus membaca keberadaan api yang stabil dalam hitungan detik (safety time). Jika api gagal terbentuk atau padam secara mendadak akibat solar kotor atau saluran masuk angin, sensor tidak mendeteksi cahaya. Akibatnya, control box langsung memutus arus sirkuit, menutup katup solar, lalu masuk ke mode Lockout (sistem mengunci dengan lampu indikator merah menyala).- Tahap 4: Transisi Otomatis ke Tahap 2 (High Fire)
Jika api Tahap 1 terverifikasi aman dan stabil, sementara modul kontrol mesin masih meminta pasokan panas tinggi, control box akan melanjutkan perintah ke tahap berikutnya.-
- Sistem hidrolik bergerak mendorong air damper ke bukaan yang lebih lebar untuk menambah pasokan volume oksigen.
- Katup Solenoid Tahap 2 terbuka. Solar mulai disemprotkan melalui Nosel Kedua. Gabungan semprotan dari kedua nosel ini membuat kobaran api langsung membesar mencapai kapasitas puncaknya (High Fire hingga 415 kW) untuk mengejar target suhu.
- Tahap 5: Fase Regulasi Beban & Pematian (Siklus High-Low-Off)
Ketika suhu atau tekanan media pada mesin sudah hampir mendekati target (setpoint), katup solenoid Tahap 2 akan menutup kembali dan sistem hidrolik memperkecil bukaan udara. Burner turun ke kapasitas Tahap 1 (Low Fire) tanpa perlu mematikan mesin. Jika target panas benar-benar sudah terpenuhi secara total, seluruh katup solenoid menutup rapat dan motor berhenti berputar (Off / Standby), siap untuk mengulang siklus pembakaran berikutnya secara otomatis saat suhu mesin menurun kembali.Katalog : SK070065_en
PT. INDIRA MITRA BOILER
- Kantor : Emerald Residence Sepatan Ruko 8i, RT.026/RW.005, Kosambi, Kec. Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Banten 15530
- Whatsapp : +62 823-2092-5518
- Nomor Ponsel : 0821 1185 1623
- Telp : 021 5011 0567
- Email : wahyuidm86@gmail.com /wahyuspi46@gmail.com
-
Be the first to review “OIL BURNERS FBR G X5/2 – TWO STAGES”






Reviews
There are no reviews yet.