LIGHT OIL BURNERS FBR FGP 150/2 – TWO STAGES
LIGHT OIL BURNERS FBR FGP 150/2 – TWO STAGES
Burner FBR FGP 150/2 Adalah Pembakar untuk minyak ringan dua tahap dengan kapasitas keluaran : 457/889 – 1744 kW . Mereka disusun oleh: kipas pada tekanan tinggi, kepala pembakaran dengan penyesuaian pada efisiensi tinggi dan stabilitas nyala api yang tinggi
-
LIGHT-OIL BURNERS TWO STAGES FBR FGP 150/2
Burner FBR FGP 150/2 Adalah Pembakar untuk minyak ringan dua tahap dengan kapasitas keluaran : 457/889 – 1744 kW . Mereka disusun oleh: kipas pada tekanan tinggi, kepala pembakaran dengan penyesuaian pada efisiensi tinggi dan stabilitas nyala api yang tinggi, dan sistem hidraulik untuk mengatur udara yang mudah terbakar pada dua tahap nyala api. Dimensi keseluruhan yang ringkas dan disposisi yang dirasionalkan dari komponen dengan aksesibilitas yang difasilitasi untuk pengoperasian pengaturan dan pemeliharaan. Lengkap dengan nosel, pipa fleksibel, dan filter saluran. Flange dan gasket lengkap untuk dipasang di genset
TECHNICAL DATA BURNER FBR FGP 150/2
No Parameter Spesifikasi MODEL : FGP 150/2 1 Debit Min. 1°st. / Min. 2°st. – Maks. 2°st. 38,5 / 75 – 150 kg/jam 2 Daya Termal Min. 1°st. / Min. 2°st. – Maks. 2°st. 393 / 764,5 – 1500 Mcal/jam 3 Daya Termal Min. 1°st. / Min. 2°st. – Maks. 2°st. 457 / 889 – 1744 kW 4 Bahan Bakar Light-Oil 1,5°E pada 20°C = 6,2 cSt = 35 detik Redwood N°1 5 Operasi Kerja Terputus-putus (min. 1 pemberhentian setiap 24 jam), dua tahap 6 Kondisi Lingkungan Operasi / Penyimpanan -15…+40°C / -20…+70°C, kelembapan relatif maks. 80% 7 Maks. Suhu Udara Pembakaran 60°C 8 Daya Listrik Nominal 4,4 kW 9 Motor Kipas 4 kW 10 Penyerapan Arus Bantu Nominal 8,6 A 11 Catu Daya 3~400V, 1N~230V – 50Hz 12 Tingkat Perlindungan Listrik IP40 13 Berat Burner 86 kg 14 Kebisingan Min. – Maks. 84 – 85 dBA LIGHT-OIL BURNERS TWO STAGES FBR FGP 150/2 ini banyak di gunakan untuk aplikasi dengan kalori sedang, baik pada home Industri kecil atau menengah. untuk Aplikasi pada mesin sebagai berikut:
- Pemanas Air pada Tanki
- pembakar pada tungku oven
- Pemanas pada mesin potong hewan
- pembakar sampah/incenerator
- Mesin Rotary
- Tungku Oven Roty
CARA KERJA BURNER FBR FGP 150/2
Cara kerja Burner FBR FGP 150/2 didasarkan pada sistem Dua Tahap Pembakaran (Two-Stage / High-Low). Burner industri monoblok buatan F.B.R. Bruciatori asal Italia ini menggunakan bahan bakar Light Oil / Solar dengan kapasitas termal yang sangat besar di kelasnya, yaitu berkisar antara 442 hingga 1740 kW (dengan laju konsumsi solar sekitar 37 hingga 147 kg/jam).Sistem Dua Tahap (/2) pada tipe 150/2 memanfaatkan mekanisme dua nosel (dual-nozzle) yang dikombinasikan dengan aktuator hidrolik pengatur peredam udara otomatis. Burner akan menyala pertama kali pada tingkat api kecil (Tahap 1 / Low Fire), lalu secara dinamis berpindah ke api besar (Tahap 2 / High Fire) berdasarkan fluktuasi beban panas pada boiler raksasa atau mesin industri.Berikut adalah penjelasan detail mengenai fungsi komponen utama beserta tahapan alur otomatis pembakarannya:1. Komponen Utama & Sistem Regulasi Dua Tahap- Dual-Nozzle Assembly (Dua Nosel): Dudukan pipa minyak yang dilengkapi dua buah nosel pengabut solar terpisah. Nosel pertama (Tahap 1) bertugas menghasilkan api awal yang aman, sedangkan nosel kedua (Tahap 2) akan menyembur bersamaan dengan nosel pertama untuk menghasilkan semburan api penuh (High Fire).
- High-Pressurisation Fan (Reversed Blades): Kipas blower bertekanan tinggi dengan desain bilah terbalik. Komponen ini dirancang untuk memastikan volume udara pembakaran tetap masif dan sanggup menembus tekanan balik (back-pressure) yang tinggi di dalam ruang bakar ketel.
- Hydraulic Air Damper Regulator: Aktuator hidrolik otomatis yang memanfaatkan tekanan minyak dari pompa untuk mendorong tuas peredam udara (air damper). Katup udara akan membuka lebih lebar secara mekanis saat beralih dari Tahap 1 ke Tahap 2 agar rasio solar dan oksigen tetap seimbang.
- Heavy-Duty 3-Phase Motor: Motor listrik 3-fase berdaya besar (biasanya sekitar 3 kW atau 4 kW) yang menggerakkan roda kipas blower sekaligus memutar poros pompa roda gigi minyak secara linear.
- High-Pressure Gear Pump: Pompa roda gigi solar yang menyedot bahan bakar dan menaikkan tekanannya (biasanya disetel stabil di kisaran 10–14 bar) agar solar dapat dikabutkan dengan sempurna.
- Photoresistor (Sensor Photocell): Sensor mata kucing peka cahaya yang mendeteksi radiasi visual dari nyala api solar sebagai sistem proteksi utama.
- Control Box Elektronik (Siemens): Otak digital otomatis (seperti seri Siemens LMO atau LOA) yang mengatur siklus waktu kelistrikan dan mengawasi seluruh sensor keamanan operasional.
2. Urutan Alur Kerja Siklus Pembakaran (Otomatis)Setiap kali modul pengontrol suhu/tekanan pada mesin (seperti boiler, thermal oil heater, atau mesin Asphalt Mixing Plant / AMP) mengirim sinyal kebutuhan panas (demand), burner akan mengeksekusi tahapan berikut:Tahap 1: Pra-Purging (Pembersihan Ruang Bakar)- Motor listrik 3-fase mendapat pasokan daya dan berputar kencang memutar kipas.
- Sistem hidrolik memposisikan air damper terbuka maksimal. Kipas mengembuskan volume udara segar bertekanan tinggi ke dalam ruang bakar selama belasan detik untuk menyapu bersih sisa-sisa uap bahan bakar yang mengendap dari siklus sebelumnya guna menghindari risiko ledakan awal (backfire). Pada tahap ini, pompa solar sudah membangun tekanan, tetapi kedua katup solenoid masih menutup rapat.
Tahap 2: Pre-Ignition & Penyalaan Tahap 1 (Low Fire)- Setelah fase purging selesai, sistem hidrolik menarik kembali posisi air damper ke tingkat bukaan minimum (posisi menyala awal).
- Transformator pengapian menyala dan menyalurkan arus tegangan tinggi ke ujung elektroda untuk menciptakan percikan busur listrik statis yang kuat.
- Katup Solenoid Tahap 1 terbuka. Solar bertekanan tinggi menyembur hanya melalui Nosel Pertama dalam bentuk kabut halus, menyambar percikan listrik elektroda, dan membentuk api kecil (Low Fire).
Tahap 3: Verifikasi Pengawasan Api- Transformator pemantik mati, lalu tugas pengawasan dialihkan penuh kepada sensor photoresistor.
- Sensor peka cahaya ini harus membaca keberadaan api yang stabil dalam hitungan detik (safety time). Jika api gagal terbentuk atau padam secara mendadak akibat solar kotor atau saluran minyak kemasukan angin, sensor tidak mendeteksi cahaya. Akibatnya, control box langsung memutus arus sirkuit, menutup katup solar, lalu masuk ke mode Lockout (sistem mengunci dengan lampu indikator merah menyala).
Tahap 4: Transisi Otomatis ke Tahap 2 (High Fire)- Jika api Tahap 1 terverifikasi aman dan stabil, sementara modul kontrol mesin masih meminta pasokan panas tinggi, control box akan melanjutkan perintah ke tahap berikutnya.
- Sistem hidrolik bergerak mendorong air damper ke bukaan yang lebih lebar untuk menambah pasokan volume oksigen.
- Katup Solenoid Tahap 2 terbuka. Solar mulai disemprotkan melalui Nosel Kedua. Gabungan semprotan dari kedua nosel ini (Tahap 1 + Tahap 2) membuat kobaran api langsung membesar mencapai kapasitas puncaknya (High Fire hingga 1740 kW) untuk mengejar target suhu.
Tahap 5: Fase Regulasi Beban & Pematian (Siklus High-Low-Off)- Ketika suhu atau tekanan media pada mesin sudah hampir mendekati target (setpoint), katup solenoid Tahap 2 akan menutup kembali dan sistem hidrolik memperkecil bukaan udara. Burner turun ke kapasitas Tahap 1 (Low Fire) tanpa perlu mematikan mesin.
- Jika target panas benar-benar sudah terpenuhi secara total, seluruh katup solenoid menutup rapat dan motor berhenti berputar (Off / Standby), siap untuk mengulang siklus pembakaran berikutnya secara otomatis saat suhu mesin menurun kembali.
Katalog : SK070023_B_en-1
PT. INDIRA MITRA BOILER
- Kantor : Emerald Residence Sepatan Ruko 8i, RT.026/RW.005, Kosambi, Kec. Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Banten 15530
- Whatsapp : +62 823-2092-5518
- Nomor Ponsel : 0821 1185 1623
- Telp : 021 5011 0567
- Email : wahyuidm86@gmail.com /wahyuspi46@gmail.com
-
Be the first to review “LIGHT OIL BURNERS FBR FGP 150/2 – TWO STAGES”






Reviews
There are no reviews yet.