BURNER GAS BAITE TWO STAGE BTN 55G/GC
BURNER GAS BAITE TWO STAGE BTN 55G/GC
Burner Baite BTN 55G/GC Adalah pembakar Sliding dan Modulating Pembakar gas modulasi dua tahap yang dirancang untuk aplikasi industri berdaya sangat tinggi. Sistem pencampuran udara-gas dengan servomotor, struktur yang kokoh, dan komponen kelas industri memastikan efisiensi termal, keamanan, dan kemudahan perawatan.
-
BURNER GAS BAITE TWO STAGE BTN 55G/GC
Burner Baite BTN 55G/GC Adalah pembakar Sliding dan Modulating Pembakar gas modulasi dua tahap yang dirancang untuk aplikasi industri berdaya sangat tinggi. Sistem pencampuran udara-gas dengan servomotor, struktur yang kokoh, dan komponen kelas industri memastikan efisiensi termal, keamanan, dan kemudahan perawatan.
- Pembakar berbahan bakar gas.
- Dua-tahap geser/modulasi bekerja.
- Pencampuran udara-gas pada pipa ledakan.
- Kemampuan untuk mendapatkan nilai pembakaran yang optimal dengan mengatur udara pembakaran dan ledakan-pipa
- Koneksi berengsel, autonatie open comtrol, perawatannya nyaman.
- Pengaturan aliran udara minimum dan maksimum untuk tahap pertama dan kedua sarana servomotor listrik dengan jeda penutupan gerbang untuk mencegah dispersi panas ke cerobong asap.
- Motor servo yang diperbaiki dengan cam dapat menyesuaikan konsumsi bahan bakar dan udara.
- Menggunakan flensa dan bantalan insulasi panas tahan suhu tinggi terhubung ke ketel.
- Asupan udara pembakaran dengan perangkat penyesuaian aliran udara
- Motor listrik tiga fase untuk menjalankan kipas.
- emeriksaan keberadaan nyala api dengan elektroda ionisasi
- Peringkat perlindungan tanaman listrik IP40
SPESIFIKASI BURNER GAS BAITE BTN 55G/GC
No Parameter Spesifikasi MODEL : BAITE BTN55G/GC 1 Rentang Output 101 – 550 kW 2 Tegangan & Frekuensi 230 V, 50 Hz 3 Daya Motor 0,42 kW 4 Dimensi Kemasan (L × P × T) 740 × 680 × 570 mm 5 Berat Bersih 40 kg 6 Operasi Dua-tahap sliding / modulasi 7 Atomisasi & Pembakaran Air–gas mixing di blast-pipe 8 Kontrol Aliran Servo motor + cam (min/max stages) 9 Koneksi Boiler Hinged flange + high-temp insulation 10 Motor Operasional Tiga-fase untuk kipas 11 Deteksi Api Elektroda ionisasi 12 Proteksi Listrik IP40 CARA KERJA BURNER BAITE BTN 55G/GC
Cara kerja Burner Gas Baite BTN 55G/GC (dan varian serinya) didasarkan pada sistem pembakaran gas industri yang diproduksi oleh pabrikan Zhejiang Baite Burners asal China [BTN40/55G/GC – Zhejiang Baite Burners]. Unit monoblok ini dirancang khusus untuk membakar gas (LPG atau PGN) dengan kapasitas termal berkisar antara 110 hingga 550 kW (atau sekitar 95.000 hingga 473.000 Kcal/jam).Di pasaran, perbedaan kode akhiran G dan GC menentukan metode manajemen dan kontrol kekuatan apinya:- Varian BTN 55G (Satu Tahap / On-Off): Burner bekerja langsung menyemburkan api pada kapasitas daya penuh (High Fire) saat aktif dan langsung mati total (Off) begitu target suhu ketel terpenuhi.
- Varian BTN 55GC (Dua Tahap Progresif / Modulasi): Menggunakan sistem servomotor elektrik dengan cam mekanis variabel [BTN40/55G/GC – Zhejiang Baite Burners]. Perangkat ini mengatur bukaan katup gas dan peredam udara (air damper) secara linear dan bersamaan untuk menghasilkan tingkat api kecil (Tahap 1 / Low Fire) serta api besar (Tahap 2 / High Fire).
Berikut penjelasan detail mengenai fungsi komponen penunjang utama beserta tahapan alur otomatis kerjanya:1. Komponen Utama & Rangkaian Gas (Gas Train)- Servomotor Elektrik (Khusus Varian GC): Aktuator otomatis yang secara sinkron mengendalikan katup kupu-kupu gas (gas butterfly valve) dan pintu udara (air shutter). Komponen ini memperkecil bukaan saat api awal dan membuka maksimal saat berakselerasi ke kapasitas penuh.
- Motor Listrik Blower (550 Watt): Motor satu fase atau tiga fase yang memutar roda kipas (impeller) internal untuk menyuplai volume oksigen segar masif ke ruang pembakaran.
- Rangkaian Gas Industri (Gas Train Assembly): Jalur pipa pengaman gas terpadu Kelas A, yang mengombinasikan katup solenoid pengatur (working valve), katup solenoid darurat (safety valve), filter penstabil tekanan gas (stabiliser filter), serta sakelar tekanan gas minimal.
- Air Pressure Switch: Sensor proteksi keselamatan udara untuk menguji kekuatan hembusan angin blower. Burner akan langsung terkunci (lockout) jika pasokan udara tidak stabil atau mati.
- Elektroda & Trafo Pengapian: Menghasilkan lonjakan busur listrik statis tegangan tinggi di depan kepala pembakaran untuk menyulut gas.
- Ionisation Probe (Elektroda Ionisasi): Batang sensor pendeteksi api yang membaca arus listrik mikro (arus ionisasi) di dalam nyala api guna menjamin keamanan operasional mesin.
2. Urutan Alur Kerja Siklus Pembakaran (Otomatis)Setiap kali modul pengontrol suhu eksternal (termostat atau sakelar tekanan pada boiler, thermal oil heater, atau oven industri) mendeteksi penurunan panas, burner akan mengeksekusi tahapan berikut secara otomatis:- Tahap 1: Verifikasi Batas Tekanan Gas
Sebelum komponen penggerak aktif, Minimum Gas Pressure Switch pada rangkaian pipa gas (gas train) mendeteksi tekanan bahan bakar gas masuk. Jika tekanan gas berada di bawah ambang batas minimal, sistem kontrol menolak proses start demi menghindari terjadinya kegagalan pengapian.- Tahap 2: Pra-Purging (Pembersihan Ruang Bakar)
Jika gas aman, motor listrik blower (550 W) menyala. Pada varian GC, servomotor secara otomatis bergerak mendorong air damper ke bukaan maksimal (100%). Kipas mengembuskan volume udara segar bertekanan tinggi ke dalam ruang bakar selama belasan detik (pra-purging) untuk menyapu sisa uap gas yang mungkin mengendap dari siklus pembakaran sebelumnya demi menghindari risiko ledakan awal (backfire). Air pressure switch wajib membaca adanya hembusan angin stabil sebelum program diizinkan melangkah maju.- Tahap 3: Kondisi Siap Pengapian (Ignition Standby)
Setelah fase purging selesai, pada tipe GC servomotor memutar kembali peredam udara (air damper) ke tingkat bukaan minimum yang disesuaikan untuk penyalaan awal (Tahap 1 / api kecil).- Tahap 4: Pemantikan & Pembentukan Api Kecil (Tahap 1 / Low Fire)
Transformator pengapian melepaskan busur percikan listrik tegangan tinggi melalui elektroda pemantik tepat di depan kepala pembakaran. Bersamaan dengan itu, katup solenoid gas Tahap 1 terbuka. Gas menyembur keluar, bercampur secara homogen dengan udara minimum, menyambar percikan listrik elektroda, dan membentuk api kecil pertama yang stabil. (Pada tipe G/Satu Tahap, semburan ini langsung berada pada daya penuh 550 kW).- Tahap 5: Deteksi Keamanan Api (Supervisi)
Setelah jendela waktu pengapian selesai, trafo pemantik berhenti bekerja. Tugas pengawasan dialihkan penuh ke batang sensor elektroda ionisasi (ionisation probe). Sensor ini harus menangkap arus ionisasi mikro dari nyala api stabil dalam hitungan detik (safety time). Jika api gagal terbentuk atau tiba-tiba mati karena tekanan gas tidak stabil, sensor mendeteksi kegelapan dan control box langsung menutup total katup solenoid, lalu masuk ke status Lockout (Lampu Merah Menyala) demi keselamatan kerja.- Tahap 6: Transisi Otomatis ke Api Besar (Tahap 2 / High Fire – Khusus Tipe GC)
Jika api Tahap 1 terverifikasi aman dan stabil, sementara modul mesin industri masih membutuhkan energi panas masif, control box memberikan perintah akselerasi. Servomotor akan bergerak maju mendorong pintu udara ke bukaan yang lebih lebar sekaligus memperbesar bukaan katup gas secara sinkron (metode sliding). Kobaran api langsung membesar mencapai kapasitas daya puncak penuh (hingga 550 kW) untuk mengejar target suhu.- Tahap 7: Regulasi Beban & Pematian (Siklus High-Low-Off)
Pada tipe GC, ketika suhu atau tekanan media pada mesin sudah mendekati target (setpoint), katup tahap kedua akan menutup dan servomotor memperkecil bukaan udara kembali ke level minimum (Low Fire) tanpa perlu mematikan mesin. Jika target panas benar-benar sudah terpenuhi secara total pada kedua tipe, seluruh katup menutup rapat, api padam, dan motor blower berhenti berputar (Off / Standby) menunggu siklus berikutnya.Spesifikasi Pembakar Gas (Modulasi Dua Tahap)
Deskripsi singkat:
Pembakar gas modulasi dua tahap yang dirancang untuk aplikasi industri berdaya tinggi. Konstruksi yang kokoh dan komponen berkualitas memastikan pembakaran yang efisien, pengaturan yang tepat, dan perawatan yang disederhanakan.Aplikasi yang direkomendasikan:
Boiler industri, tungku dengan kebutuhan termal tinggi, sistem yang membutuhkan kontrol pembakaran yang tepat dan komponen kelas industri.KATALOG : BTN 40/55G/ GC
PT. INDIRA MITRA BOILER
- Kantor : Emerald Residence Sepatan Ruko 8i, RT.026/RW.005, Kosambi, Kec. Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Banten 15530
- Whatsapp : +62 823-2092-5518
- Nomor Ponsel : 0821 1185 1623
- Telp : 021 5011 0567
- Email : wahyuidm86@gmail.com /wahyuspi46@gmail.com
-
Be the first to review “BURNER GAS BAITE TWO STAGE BTN 55G/GC”






Reviews
There are no reviews yet.