JUAL BOILER/STEAM BOILERS LOKAL DI INDONESIA

BOILER UAP/STEAM BOILERS

Ketel uap atau boiler didefinisikan sebagai  bejana tertutup di mana air diubah menjadi uap dengan membakar bahan bakar gas atau solar dengan mesin pembakar (Burner), tekanan, dan suhu yang diinginkan laju aliran massa. Boiler juga dapat menggunakanan Bahan bakar Biomassa seperti batu bara, cangkang sawit, kayu dan yang lainnya.

Fungsi ketel Uap/ Boilers

Kami PT Indira Dwi Mitra adalah fabrikasi boiler local yang sudah mendapatkan izin dan sertifikasi untuk bejana tekan, sehngga Uap/Steam yang dihasilkan pada boiler kami dapat digunakan untuk tujuan berikut:

  • Digunakan dalam turbin uap untuk mengembangkan energi listrik
  • Digunakan untuk menjalankan mesin uap pada Kereta Api Uap
  • Di industri tekstil, pabrik gula atau di industri kimia sebagai pabrik kogenerasi
  • Di gunakan untuk proses sterilisasi
  • Memproduksi air panas untuk suplai air panas
  • Digunakan dalam turbin uap untuk mengembangkan energi listrik

 

Klasifikasi Boiler IDM- Winsketel

Kami mengklasifikasikan boiler Idm-Winsketel adalah sebagai berikut:

  1. Boiler Horisontal

Boiler Horisontal/Fire Tube Boiler di sebut juga boiler tidur yang di mana gas buang panas berada di dalam tabung dan air mengelilinginya tabung disebut boiler tabung api. Boiler Horisontal berikut kami supplay mulai dengan kapasitas 500 kg – 5 Ton dengan menyesuaikan kebutuhan Industry.

  1. Boiler vertikal

Boiler Vertikal/Water Tube Boilers di sebut juga Boiler Berdiri yang di mana Ketika air berada di dalam tabung dan gas panas berada di luar, boiler disebut tabung air ketel. Boiler Vertikal berikut kami supplay mulai dengan kapasitas 100 kg – 2 Ton dengan menyesuaikan kebutuhan Industry.

 Tekanan Boiler

Menurut tekanan uap yang diangkat, boiler diklasifikasikan sebagai berikut;

  1. a) Low pressure (3.5 – 10 bar)
  2. b) Medium pressure (10-25 bar)
  3. c) High pressure boilers(> 25 bar)

 

Komponen Utama Boiler adalah:

  • Burner/Pembakar – Burner adalah komponen pembakar yang memanaskan air dari system. Bahan bakar yang digunakan dapat berupa gas alam, LPG, CNG atau minyak bumi, Solar dan yang lainnya.
  • Penukar panas/ Heat exchanger – Penukar panas boiler memungkinkan panas dari burner untuk memanaskan air dalam sistem. Tugas penukar panas adalah untuk membawa panas dari burner ke air tanpa kontak langsung dengan air. Ini adalah ide yang mirip dengan merebus air dalam panci.
  • Jalur suplai/Supply Lines – Sistem pemanas hidronik menggunakan perpipaan untuk mengalirkan air panas atau uap ke titik distribusi, dan jalur suplai adalah pipa yang mendistribusikan air panas atau uap ke jalur mesin produksi.
  • Jalur balik/Return Lines – Saat air mendingin, atau uap mendingin dan berubah status kembali menjadi air, jalur balik membawa air ini kembali ke boiler untuk dipanaskan kembali.
  • Firebox – Firebox/ Sumber nyala api  adalah tempat bahan bakar sistem bertemu dengan udara, menciptakan nyala api.
  • Pompa sirkulasi – pompa sirkulasi mendorong air panas atau uap dari sistem ke distributor panas di rumah kita.
  • Deaerator/Kondensor – Tangki deaerator dan kondensor hanya digunakan pada sistem ketel uap dan bukan pada air panas dan minyak panas mendidih karena di sini fluida selalu berbentuk cair. Konstruksi kedua jenis tangki ini hampir sama, tetapi seperti namanya, mereka digunakan untuk tujuan yang berbeda.

Dua prinsip utama digunakan dengan bentuk desain tangki ini: termal dan vakum. Hal ini tergantung pada jenis boiler yang digunakan. Setiap prinsip juga memiliki persyaratan konstruksi pompa yang berbeda.

 

Share the Post

About the Author

Comments

No comment yet.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Assalamualaikum Wr. Wb. Ada yang bisa Kami bantu..?