BURNER FBR ONE STAGE – LIGHT OIL G 2H MAXI – G 2S MAX
BURNER FBR ONE STAGE – LIGHT OIL G 2H MAXI – G 2S MAX
Burner FBR G 2 MAXI Adalah Mesin Pembakar minyak ringan satu tahap. Mereka disusun oleh: rangka aluminium, penutup pelindung dengan pelat peredam kebisingan, kepala pembakaran dengan penyesuaian mikro pada efisiensi tinggi dan stabilitas nyala api yang tinggi.
-
BURNER FBR ONE STAGE – LIGHT OIL G 2H MAXI – G 2S MAX
Burner FBR G 2 MAXI Adalah Mesin Pembakar minyak ringan satu tahap. Mereka disusun oleh: rangka aluminium, penutup pelindung dengan pelat peredam kebisingan, kepala pembakaran dengan penyesuaian mikro pada efisiensi tinggi dan stabilitas nyala api yang tinggi. Dimensi keseluruhan yang ringkas dan disposisi yang dirasionalkan dari komponen dengan aksesibilitas yang difasilitasi untuk pengoperasian pengaturan dan pemeliharaan.
Dalam perangkat hidrolik versi H penutup rana udara. Di versi R preheater dengan pengatur suhu untuk pengapian yang lembut dan aman juga pada suhu rendah. Kelengkapan konektor 7 tiang, flange dan gasket untuk pemasangan pada boiler, nozzle, pipa flexible, line filter.
MODEL : G 2H MAXI – G 2S MAXI
No Parameter Spesifikasi TYPE BURNER : FBR G 2S MAXI 1 Laju Aliran Min. – Maks. 4 – 9,8 kg/jam 2 Daya Termal Min. – Maks. 40,8 – 99,9 Mcal/jam 3 Daya Termal Min. – Maks. 47,3 – 116 kW 4 Bahan Bakar Minyak ringan 1,5°BT pada 20°C = 6,2 cSt = 35 detik Redwood N°1 5 Operasi Kerja Terputus-putus (min. 1 pemberhentian setiap 24 jam), satu tahap 6 Kondisi Lingkungan Operasi / Penyimpanan -15…+40°C / -20…+70°C, kelembapan relatif maks. 80% 7 Maks. Suhu Udara Pembakaran 60°C 8 Daya Listrik Nominal 140 W 9 Motor Kipas 100 W 10 Penyerapan Arus Nominal 1 / 0,7 A 11 Pemanas Awal 30-110 W 12 Catu Daya 1N~230V – 50Hz 13 Tingkat Perlindungan Listrik IP40 14 Kebisingan Min. – Maks. 59 – 61 dB(A) 15 Berat Pembakar 10 kg Burner FBR ONE STAGE – LIGHT OIL G 2H MAXI – G 2S MAX ini banyak di gunakan untuk aplikasi dengan kalori kecil, baik pada home Industri kecil atau menengah. untuk Aplikasi pada mesin sebagai berikut:
- Pemanas Air pada Tanki
- pembakar pada tungku oven
- Pemanas pada mesin potong hewan
- pembakar sampah/incenerator
- Mesin Rotary
- Tungku Oven Roty
CARA KERJA BURNER FBR G 2S MAXI
Sama halnya dengan tipe G 0S dan G 1S, penting untuk diluruskan kembali bahwa kode FBR G 2S MAXI (biasanya lengkap dengan kode TC untuk Testa Corta / Kepala Pendek) merupakan burner buatan F.B.R. Bruciatori asal Italia yang menggunakan bahan bakar Light Oil / Solar, bukan gas.Burner FBR G 2S MAXI beroperasi dengan sistem Satu Tahap Pembakaran (Single-Stage / On-Off). Varian “MAXI” ini memuncaki kelas burner satu tahap seri G dengan kapasitas termal yang lebih tinggi, yaitu berkisar antara 47,3 hingga 116 kW dengan laju konsumsi solar sebesar 4 hingga 9,8 kg/jam. Sistem kerjanya berbasis siklus penuh—mesin akan menyala langsung di kapasitas maksimalnya (High Fire) saat mendeteksi kebutuhan panas, dan akan mati total (Off) begitu target suhu mesin tercapai.Berikut penjelasan rinci mengenai peran komponen mekanis dan tahapan alur otomatis operasinya:1. Komponen Utama & Perannya- Motor Listrik Utama: Menggerakkan impeller kipas (blower) untuk menyuplai udara sekaligus memutar poros pompa solar secara bersamaan.
- Pompa Solar High-Pressure: Menghisap solar dari pipa suplai dan menaikkannya ke tekanan kerja standar (biasanya disetel antara 7–12 bar) agar minyak siap dikabutkan.
- Control Box Elektronik: Menggunakan kontrol otomatis (seperti Siemens LOA atau seri LMO) sebagai otak yang mengatur timing kelistrikan dan mengendalikan sistem proteksi keselamatan.
- Solenoid Valve: Katup magnetik yang bertindak sebagai gerbang otomatis untuk membuka atau menutup aliran minyak bertekanan tinggi menuju pipa pembakaran.
- High-Efficiency Combustion Head: Kepala pembakaran yang dilengkapi fitur micro-adjustment. Fitur ini berfungsi mencampur partikel kabut solar dari nozzle dengan udara pembakaran secara homogen demi menghasilkan stabilitas api yang tinggi dan pembakaran yang bersih.
- Photoresistor (Sensor Api): Sensor mata kucing (photocell) peka cahaya yang bertugas memantau keberadaan api di dalam ruang bakar ketel/oven. [1]
2. Urutan Alur Kerja Pembakaran (Siklus Otomatis)Ketika termostat atau sakelar tekanan (pressure switch) pada mesin industri (seperti boiler, oven roti besar, atau hot air generator) mendeteksi penurunan panas, sirkuit kontrol burner akan berjalan dengan urutan berikut:- Tahap 1: Pra-Purging (Pembersihan Udara)
Motor listrik mendapat tegangan dan langsung berputar kencang. Kipas blower mengembuskan volume udara segar ke dalam ruang bakar selama belasan detik. Tahap ini sangat krusial untuk menyapu bersih sisa-sisa uap bahan bakar yang mungkin mengendap dari siklus sebelumnya agar tidak memicu ledakan awal (backfire). Selama purging, pompa minyak ikut berputar membangun tekanan, namun solar belum menyembur karena solenoid valve masih menutup rapat. - Tahap 2: Pre-Ignition (Pemantikan Awal)
Sesaat sebelum gerbang solar dibuka, control box mengaktifkan trafo pengapian. Elektroda pemantik melepaskan lonjakan arus listrik bertegangan tinggi yang menciptakan busur percikan api statis di depan kepala nosel (nozzle). - Tahap 3: Pembukaan Solenoid & Pengabutan (Firing)
Control box mengirimkan arus listrik untuk membuka solenoid valve. Solar yang sudah berada dalam tekanan tinggi langsung menyembur keluar melalui lubang mikro nozzle dalam bentuk partikel kabut super halus. Begitu kabut solar menyentuh busur percikan listrik elektroda, solar langsung menyambar dan membentuk kobaran api penuh (On). - Tahap 4: Supervisi & Deteksi Api
Setelah api menyala stabil, trafo pemantik berhenti memercikkan listrik. Tugas pengawasan kini diambil alih oleh photoresistor. Sensor ini harus menangkap radiasi cahaya api yang konstan. Jika dalam batas waktu aman (safety time, beberapa detik) api gagal terbentuk atau padam karena pasokan solar tersumbat, sensor tidak akan membaca cahaya. Akibatnya, control box langsung menutup katup solar dan mengunci sistem otomatis (Status Lockout / Lampu Merah Menyala). - Tahap 5: Operasi Normal hingga Mati (Siklus On-Off)
Jika pembakaran dinyatakan aman, burner terus menyala penuh di kapasitas maksimalnya untuk menyuplai panas. Begitu sensor suhu mesin membaca bahwa target panas telah terpenuhi (misal air boiler sudah panas), sirkuit kontrol akan memutus aliran daya ke burner sehingga katup menutup dan mesin mati total (Off), lalu kembali ke mode siaga (standby).
Katalog : SK070044_en-1
PT. INDIRA MITRA BOILER
- Kantor : Emerald Residence Sepatan Ruko 8i, RT.026/RW.005, Kosambi, Kec. Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Banten 15530
- Whatsapp : +62 823-2092-5518
- Nomor Ponsel : 0821 1185 1623
- Telp : 021 5011 0567
- Email : wahyuidm86@gmail.com /wahyuspi46@gmail.com
-
Be the first to review “BURNER FBR ONE STAGE – LIGHT OIL G 2H MAXI – G 2S MAX”






Reviews
There are no reviews yet.