GAS BURNERS TWO STAGE RIELLO GAS 7/2
GAS BURNERS TWO STAGE RIELLO GAS 7/2
Pembakar seri GAS 7/2 mencakup jarak tembak dari 400 hingga 1760 kW dan telah dirancang untuk digunakan dalam instalasi sipil dengan dimensi rata-rata, seperti area bangunan dan grup apartemen besar atau untuk digunakan dalam aplikasi industri
-
GAS BURNERS TWO STAGE RIELLO GAS 7/2
Pembakar seri GAS 7/2 mencakup jarak tembak dari 400 hingga 1760 kW dan telah dirancang untuk digunakan dalam instalasi sipil dengan dimensi rata-rata, seperti area bangunan dan grup apartemen besar atau untuk digunakan dalam aplikasi industri, seperti pabrik kecil atau menengah. Operasi adalah dua tahap; kepala pembakaran, yang dapat diatur berdasarkan output yang dibutuhkan, memungkinkan kinerja optimal memastikan pembakaran yang baik dan mengurangi konsumsi bahan bakar.
- CODE : 3752518
- MODEL : GAS 7/2
- TYPE : 525 T1
TECHNICAL DATA TWO STAGE RIELLO GAS 7/2
No Parameter Spesifikasi MODEL : GAS 7/2 | TYPE : 525 T1 1 Output Delivery – 2nd Stage 800 – 1.760 kW (688 – 1.514 Mcal/h) 2 Output Delivery – 1st Stage 400 – 880 kW (344 – 757 Mcal/h) 3 Fuel ERDGAS: G20 – G25 (LPG, CNG, LNG, dll.) 4 Net Calorific Value 10 kWh/Nm³ (8,6 Mcal/Nm³) 5 Density 0,71 – 0,78 kg/Nm³ 6 Maximum Throughput 176 – 205 Nm³/h 7 Pressure at Maximum Flow 14,5 – 21,4 mbar 8 Operation Intermittent (min. 1 stop in 24 hours) 9 Operating Mode Two stage (high and low flame) – single stage (all-nothing) 10 Standard Use – Boilers With water, steam, diathermic oil 11 Room Temperature 0 – 40 °C 12 Combustion Air Temperature Max. 60 °C 13 Sound Pressure Level 85 dB(A) 14 Sound Power 95 dB(A) ELECTRICAL DATA TWO STAGE RIELLO GAS 7/2
- ELECTRICAL POWER SUPPLY : 1 PH 1N ~ 230V+/-10% 50 Hz
- ELECTRICAL POWER SUPPLY : 3 PH – 3 ~ 230-400V+/-10% 50 Hz
- ELECTRIC MOTOR rpm : 2920
- W : 2000
- V : 230/400-400
- A : 9.7/5.6 (IE3)
- MOTOR CAPACITOR : F 8 12.5 –
- IGNITION TRANSFORMER : V1 – V2 : 230V – 1x8kV
I1-I2 : 1.8A – 30mA - ELECTRICAL POWER CONSUMPTION : W max 3400
- ELECTRICAL PROTECTION : IP 4
SPESIKASI BURNER TWO STAGE RIELLO GAS 7/2
Pembakar gas monoblok dengan aliran udara paksa, operasi dua tahap, terdiri dari:
- Sirkuit hisap udara
- Kipas dengan bilah melengkung ke depan
- Peredam udara untuk pengaturan udara
- Kepala pembakaran, yang dapat diatur berdasarkan keluaran yang dibutuhkan, dilengkapi dengan:
- Kerucut ujung baja tahan karat, tahan terhadap korosi dan suhu tinggi
- Elektroda pengapian
- Cakram stabilitas nyala api
- Sakelar tekanan udara minimum
- Motor listrik satu fasa atau tiga fasa
- Kotak kontrol pengaman pembakar berbasis mikroprosesor, dengan fungsi diagnostik
- Jendela inspeksi nyala api
- Palang geser untuk memudahkan pemasangan dan perawatan
- Filter pelindung terhadap interferensi radio
- Tingkat perlindungan IP X0D (IP 40).
Perlengkapan standar:
- 1 flensa rangkaian gas
- 1 paking flensa
- 1 layar isolasi
- 8 sekrup untuk memasang flensa pembakar ke boiler
- Buku petunjuk pemasangan, penggunaan, dan perawatan
- Katalog suku cadang.
CARA KERJA BURNER RIELLO GAS 7/2
Cara kerja Burner Riello GAS 7/2 didasarkan pada sistem pembakaran gas dua tahap (two-stage / high-low flame) bertekanan paksa (forced draught). Sebagai salah satu varian berkapasitas besar di serinya, Riello GAS 7/2 (Type 525 T1) mampu menyuplai kebutuhan energi skala industri dengan output daya termal berkisar antara 400/800 hingga 1760 kW (setara dengan konsumsi bahan bakar gas LPG sekitar 31 hingga 68 Nm³/h).Sistem ini dikendalikan penuh oleh control box otomatis berbasis mikroprosesor Siemens (seri RMG). Selain kapasitasnya yang besar, keunggulan fisik burner ini adalah penggunaan slide bar system inovatif yang mempermudah teknisi untuk mengakses kepala pembakaran (combustion head) tanpa harus membongkar seluruh unit dari badan boiler.Berikut adalah urutan sekuensial cara kerja Riello GAS 7/2 dari posisi siaga hingga menyala penuh:1. Tahap Pra-Ventilasi (Pre-Purge Phase)- Saat panel kontrol utama boiler atau oven thermal oil mengirimkan sinyal kelistrikan karena suhu aktual turun (Demand ON), control box Siemens RMG akan mengaktifkan motor listrik 3-phase berdaya 3,4 kW.
- Motor ini memutar kipas pembakaran (centrifugal blower) bertekanan tinggi untuk menghembuskan oksigen/udara bersih ke ruang bakar.
- Prosedur pra-ventilasi ini berlangsung sekitar 20 detik guna menyapu bersih sisa kantong gas hidrokarbon yang mungkin tertinggal dari siklus sebelumnya. Langkah ini wajib dilewati untuk mengeliminasi risiko ledakan (backfire) saat penyalaan.
- Air Pressure Switch (Sensor Tekanan Udara): Berfungsi mengukur keaktifan kipas. Jika hembusan angin stabil dan mencapai ambang batas tekanan minimum, sensor memberikan sinyal “aman” ke control box untuk berlanjut ke fase berikutnya.
2. Tahap Pengapian Awal (Ignition Phase)- Setelah fase pra-ventilasi selesai dan pasokan udara dinyatakan aman, control box memberikan arus listrik ke ignition transformer (230V – 1×8 kV).
- Trafo pemantik ini melepaskan loncatan tegangan tinggi ke ujung elektroda, menghasilkan busur percikan api listrik konstan tepat di area kepala pembakaran (combustion head).
3. Pembukaan Gas Api Tahap 1 (Low Flame Ignition)- Sesaat setelah percikan elektrik muncul, control box membuka katup pengaman utama (safety valve) serta katup tahap 1 pada komponen Gas Train Multibloc.
- Gas (LPG, CNG, atau PGN) mengalir menuju kepala pembakaran, berbaur secara proporsional dengan pasokan udara minimum (damper pada posisi Api 1), lalu langsung tersulut oleh percikan elektroda.
- Api Tahap 1 (Api Kecil / minimal output ±400 kW hingga 800 kW) akan menyala stabil. [1]
- Elektroda Ionisasi (Flame Probe): Berfungsi sebagai sensor pendeteksi api. Sensor ini memantau hantaran arus listrik mikro pembakaran. Jika api gagal menyala atau mati dalam hitungan detik (safety time), katup gas akan dikunci rapat kembali dan burner mengalami status Lockout (lampu indikator merah pada tombol reset menyala) demi keamanan.
4. Perpindahan ke Api Tahap 2 (High Flame Operation)- Apabila temperatur atau tekanan sistem masih jauh di bawah target setpoint, kontrol sistem akan memerintahkan burner masuk ke kapasitas maksimal.
- Katup Solenoid Tahap 2 pada Gas Train akan terbuka penuh, secara bersamaan servomotor pengatur udara (LKS 210) memutar air damper ke bukaan maksimum.
- Peningkatan volume gas dan udara pembakaran secara sinkron ini menghasilkan Api Tahap 2 (Api Besar / kapasitas maksimal hingga 1760 kW) untuk mempercepat proses perpindahan panas secara optimal.
5. Modulasi Otomatis dan Pemadaman Aman (Shutdown)- Modulasi Dua Tahap: Ketika temperatur atau tekanan boiler mulai mendekati titik target, panel kontrol memutus suplai listrik ke katup tahap 2. Servomotor meredam kembali bukaan udara dan gas, lalu menurunkan operasional ke posisi Api Tahap 1 (Api Kecil) agar suhu tidak berlebih (overshoot).
- Shutdown: Begitu kebutuhan panas terpenuhi sepenuhnya, seluruh katup solenoid gas menutup rapat seketika sehingga api padam total. Motor kipas burner akan tetap berputar selama beberapa detik (post-purge) untuk mendinginkan komponen internal kepala pembakaran stainless steel sebelum burner kembali ke mode siaga (standby).
KATALOG Katalog Riello Gas 7/2
PT. INDIRA MITRA BOILER
- Kantor : Emerald Residence Sepatan Ruko 8i, RT.026/RW.005, Kosambi, Kec. Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Banten 15530
- Whatsapp : +62 823-2092-5518
- Nomor Ponsel : 0821 1185 1623
- Telp : 021 5011 0567
- Email : wahyuidm86@gmail.com /wahyuspi46@gmail.com
-
Be the first to review “GAS BURNERS TWO STAGE RIELLO GAS 7/2”







Reviews
There are no reviews yet.