GAS BURNERS TWO STAGE RIELLO GAS 5/2
GAS BURNERS TWO STAGE RIELLO GAS 5/2
Pembakar seri GAS 5/2 mencakup jarak tembak dari 155 hingga 660 kW dan telah dirancang untuk digunakan dalam instalasi sipil dengan dimensi rata-rata, seperti area bangunan dan grup apartemen besar atau untuk digunakan dalam aplikasi industri, seperti pabrik kecil atau menengah.
-
GAS BURNERS TWO STAGE RIELLO GAS 5/2
Pembakar seri GAS 5/2 mencakup jarak tembak dari 155 hingga 660 kW dan telah dirancang untuk digunakan dalam instalasi sipil dengan dimensi rata-rata, seperti area bangunan dan grup apartemen besar atau untuk digunakan dalam aplikasi industri, seperti pabrik kecil atau menengah.
Operasi adalah dua tahap; kepala pembakaran, yang dapat diatur berdasarkan output yang dibutuhkan, memungkinkan kinerja optimal memastikan pembakaran yang baik dan mengurangi konsumsi bahan bakar.
- CODE : 3752318 – 20102494
- MODEL : GAS 5/2
- TYPE : 523 T1
TECHNICAL DATA
No Parameter Spesifikasi MODEL : GAS 5/2 | TYPE : 523 T1 1 Output Delivery – 2nd Stage 320 – 660 kW (275 – 568 Mcal/h) 2 Output Delivery – 1st Stage 155 – 330 kW (133 – 284 Mcal/h) 3 Fuel ERDGAS: G20 – G25 (LPG, CNG, LNG, dll.) 4 Net Calorific Value 10 kWh/Nm³ (8,6 Mcal/Nm³) 5 Density 0,71 – 0,78 kg/Nm³ 6 Maximum Throughput 47 – 54 Nm³/h 7 Pressure at Maximum Flow 9,8 – 14,5 mbar 8 Operation Intermittent (min. 1 stop in 24 hours) 9 Operating Mode Two stage (high and low flame) – single stage (all-nothing) 10 Standard Use – Boilers With water, steam, diathermic oil 11 Room Temperature 0 – 40 °C 12 Combustion Air Temperature Max. 60 °C 13 Sound Pressure Level 82 dB(A) 14 Sound Power 92 dB(A) ELECTRICAL DATA
- ELECTRICAL POWER SUPPLY : 1 PH 1N ~ 230V+/-10% 50 Hz
- ELECTRICAL POWER SUPPLY : 3 PH – 3 ~ 230-400V+/-10% 50 Hz
- ELECTRIC MOTOR rpm : 2850
W : 740
V : 230
A : 2.6/1.5 (IE3) - MOTOR CAPACITOR : F 8 12.5 –
- IGNITION TRANSFORMER : V1 – V2 : 230V – 1x8kV
I1-I2 : 1.8A – 30mA - ELECTRICAL POWER CONSUMPTION : W max 850
- ELECTRICAL PROTECTION : IP 4
SPESIKASI BURNER
Pembakar gas monoblok dengan aliran udara paksa, operasi dua tahap, terdiri dari:
- Sirkuit hisap udara
- Kipas dengan bilah melengkung ke depan
- Peredam udara untuk pengaturan udara
- Kepala pembakaran, yang dapat diatur berdasarkan keluaran yang dibutuhkan, dilengkapi dengan:
- Kerucut ujung baja tahan karat, tahan terhadap korosi dan suhu tinggi
- Elektroda pengapian
- Cakram stabilitas nyala api
- Sakelar tekanan udara minimum
- Motor listrik satu fasa atau tiga fasa
- Kotak kontrol pengaman pembakar berbasis mikroprosesor, dengan fungsi diagnostik
- Jendela inspeksi nyala api
- Palang geser untuk memudahkan pemasangan dan perawatan
- Filter pelindung terhadap interferensi radio
- Tingkat perlindungan IP X0D (IP 40).
Perlengkapan standar:
- 1 flensa rangkaian gas
- 1 paking flensa
- 1 layar isolasi
- 8 sekrup untuk memasang flensa pembakar ke boiler
- Buku petunjuk pemasangan, penggunaan, dan perawatan
- Katalog suku cadang.
CARA KERJA BURNER RIELLO GAS 5/2
Cara kerja Burner Riello GAS 5/2 didasarkan pada sistem pembakaran gas dua tahap (two-stage / high-low flame) bertekanan paksa (forced draught). Model ini dirancang untuk kapasitas industri yang lebih besar dibandingkan seri GAS 3/2 maupun 4/2, dengan rentang output daya pembakaran berkisar antara 155 hingga 485 kW (atau sekitar 130.000 hingga 415.000 Kcal/jam).Siklus operasional otomatisnya diatur secara presisi oleh control box mikroprosesor Siemens (biasanya seri RMG) yang mengintegrasikan seluruh interlok pengaman tekanan gas dan udara.Berikut adalah urutan tahapan kerja sekuensial dari Riello GAS 5/2 dari posisi siaga hingga menyala penuh:1. Tahap Pra-Ventilasi (Pre-Purge Phase)- Saat panel kontrol eksternal (seperti pada boiler industri atau oven thermal oil) mengirim sinyal kebutuhan panas (Demand ON), control box menyalakan motor burner.
- Motor menggerakkan kipas pembakaran (fan blower) berdaya besar untuk meniupkan udara bersih ke seluruh ruang bakar.
- Prosedur pra-ventilasi ini berjalan selama kurang lebih 20 detik untuk menyapu bersih sisa kantong gas atau uap hidrokarbon tak terbakar dari siklus sebelumnya guna meminimalkan risiko ledakan (backfire) saat pemantikan.
- Air Pressure Switch (Sensor Tekanan Udara): Selama fase ini, sensor wajib mendeteksi tekanan hembusan angin yang stabil. Jika kipas melemah atau sensor tidak membaca tekanan udara minimum, sistem akan langsung terkunci (lockout).
2. Tahap Pengapian Awal (Ignition Phase)- Setelah fase pra-ventilasi selesai dan pasokan udara dinyatakan aman, control box mengaktifkan ignition transformer (trafo pemantik).
- Trafo mengalirkan listrik tegangan tinggi ke elektroda pemantik untuk menghasilkan busur percikan api listrik konstan tepat di depan kepala pembakaran (combustion head).
3. Pembukaan Gas Api Tahap 1 (Low Flame Ignition)- Sesaat setelah percikan elektrik terbentuk, control box mengirim sinyal elektrik untuk membuka katup utama (safety valve) dan katup tahap 1 pada rangkaian Gas Train Multibloc.
- Gas mengalir menuju kepala pembakaran, berbaur secara proporsional dengan udara minimum, lalu langsung tersulut oleh percikan elektroda.
- Api Tahap 1 (Api Kecil / minimal daya ±155 kW) akan menyala.
- Elektroda Ionisasi (Flame Probe): Sensor mendeteksi keberadaan lidah api secara instan melalui hantaran arus listrik mikro pembakaran. Jika api gagal terbentuk dalam waktu aman (safety time sekitar 2–3 detik), katup gas akan menutup rapat kembali dan burner mengalami Lockout (lampu indikator merah menyala).
4. Perpindahan ke Api Tahap 2 (High Flame Operation)- Jika sistem membaca bahwa temperatur atau tekanan mesin masih jauh dari target yang disetel, panel kontrol melanjutkan perintah ke tahap pembakaran penuh.
- Katup Solenoid Tahap 2 pada Gas Train terbuka penuh, dibarengi dengan bergeraknya servomotor untuk membuka katup udara (air damper) ke posisi maksimum.
- Kombinasi volume gas dan hembusan udara yang meningkat drastis ini menghasilkan Api Tahap 2 (Api Besar / kapasitas maksimal hingga 485 kW) untuk mengejar target pasokan panas secara optimal.
5. Modulasi Otomatis & Pemadaman Aman (Shutdown)- Modulasi Dua Tahap: Ketika temperatur atau tekanan boiler mulai mendekati titik target (setpoint), panel kontrol memutus arus ke solenoid tahap 2. Burner secara otomatis menurunkan bukaan gas dan udara kembali ke posisi Api Tahap 1 (Api Kecil) agar suhu tidak melonjak melebihi batas (overshoot).
- Shutdown: Begitu kebutuhan panas benar-benar terpenuhi, seluruh katup solenoid gas menutup rapat secara instan dan api padam total. Kipas akan tetap berputar beberapa detik (post-purge) untuk membuang akumulasi panas di area kepala pembakaran sebelum burner kembali ke mode siaga (standby).
KATALOG GAS_2_TS0048UK03
PT. INDIRA MITRA BOILER
- Kantor : Emerald Residence Sepatan Ruko 8i, RT.026/RW.005, Kosambi, Kec. Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Banten 15530
- Whatsapp : +62 823-2092-5518
- Nomor Ponsel : 0821 1185 1623
- Telp : 021 5011 0567
- Email : wahyuidm86@gmail.com /wahyuspi46@gmail.com
-
Be the first to review “GAS BURNERS TWO STAGE RIELLO GAS 5/2”







Reviews
There are no reviews yet.