DUAL FUEL BURNERS LIGHT OIL/ GAS RLS 130
DUAL FUEL BURNERS LIGHT OIL/ GAS RLS 130
Seri pembakar RLS 130 mencakup jarak tembak dari 465/930 – 1395 kW, dan telah dirancang untuk digunakan pada ketel air panas bersuhu rendah atau sedang, generator udara panas atau uap, ketel minyak diatermik.
-
DUAL FUEL BURNERS (TWO STAGE) RLS 130
Seri pembakar RLS 130 mencakup jarak tembak dari 465/930 – 1395 kW, dan telah dirancang untuk digunakan pada ketel air panas bersuhu rendah atau sedang, generator udara panas atau uap, ketel minyak diatermik. Operasi adalah “dua tahap”; pembakar dilengkapi dengan PANEL LED perangkat elektronik, yang memasok diagnostik status pembakar. Optimalisasi emisi suara dijamin dengan penggunaan kipas dengan bilah lengkung terbalik dan material peredam suara yang tergabung dalam sirkuit hisap udara. Performa kipas dan kepala pembakaran yang meningkat menjamin fleksibilitas penggunaan dan kerja yang sangat baik di semua tingkat pembakaran.
- CODE : 3485401
- MODEL: RLS 130
- TYPE : 689 T1
TECHNICAL DATA
No Parameter Spesifikasi MODEL : RLS 130 | TYPE : 686 T1 1 Output Power / Delivery 465 / 930 – 1395 kW | 39 / 78 – 118 kg/jam 2 Bahan Bakar Light Oil, viskositas pada 20 °C: maks. 6 mm²/s (1,5 °E – 6 cSt) 3 Gas Alam G20 (methane) – G21 – G22 – G23 – G25 4 GPL G30 (propane) – G31 (butane) 5 Tekanan Gas pada Pengiriman Maksimum G20 / G25 / G31: 11,5 / 14,4 / 15 – 360 mbar 6 Operasi Intermiten (min. 1 pemberhentian dalam 24 jam) 7 Mode Operasi Dua tahap (nyala api tinggi dan rendah) dan satu tahap (semua-tidak ada) 8 Output Pompa pada Tekanan 12 bar 220 kg/jam 9 Rentang Tekanan 10 – 20 bar 10 Suhu Bahan Bakar Maks. 60 °C 11 Jumlah Nozzle 2 12 Aplikasi Standar Boiler: air, uap, minyak diatermik 13 Suhu Lingkungan 0 – 40 °C 14 Suhu Udara Pembakaran Maks. 60 °C 15 Tingkat Kebisingan – Tekanan Suara 80 dBA 16 Tingkat Kebisingan – Daya Suara 91 dBA 17 Berat (termasuk kemasan) 80 – 82 kg Electrical data
- Main electrical supply: 3 ~ 230/400V +/-10% 50Hz
- Auxiliary circuit electrical supply 1N ~ 230V 50Hz
- Fan motor IE3 rpm : 2860
- V : 230/400
- W : 2200
- A : 7.9 – 4.6
- Pump motor rpm : 2730
- V : 230/240
- W : 550
- A : 3.6 (2.4)
- Pump motor capacitor µF 25
- Ignition transformer V1 – V2 : 230 V – 2 x 5 kV
- I1 – I2 : 1.9 A – 30 mA
- Max. main electrical supply absorbed electric power
- Light oil : W max 2588
- Gas W : max 2588
- Max. auxiliary electrical supply absorbed electric power
- Light oil : W Max 1000
- Gas : W Max 400
- Protection level IP 44
SEPESIFIKASI DUAL FUEL BURNER RIELLO RLS 130
- Pembakar minyak monoblok dengan rancangan paksa dan operasi tiga tahap, sepenuhnya otomatis, terdiri dari:
- Sirkuit hisap udara berlapis material kedap suara
- Kipas dengan bilah melengkung ke depan dengan tingkat tekanan tinggi
- Peredam udara untuk pengaturan udara yang dikontrol oleh ram hidrolik tiga tahap
- Motor starter pada 2850 rpm, tiga fase 400 V dengan netral, 50 Hz
- Kepala pembakaran, yang dapat diatur berdasarkan keluaran pembakaran, dilengkapi dengan:
- kerucut ujung baja tahan karat, tahan terhadap korosi dan suhu tinggi
- elektroda pengapian
- cakram stabilitas nyala api
- Pompa roda gigi untuk suplai bahan bakar bertekanan tinggi, dilengkapi dengan:
- filter
- pengatur tekanan
- sambungan untuk memasang pengukur tekanan dan vakuometer
- bypass internal untuk pemasangan pipa tunggal
- Unit katup dengan katup pengaman oli dan tiga katup penghantar oli pada sirkuit keluaran;
- Fotosel untuk deteksi api
- Kotak kontrol pengaman pembakar berbasis mikroprosesor, dengan fungsi diagnostik
- Sakelar on/off pembakar
- Jendela inspeksi api
- Palang geser untuk memudahkan pemasangan dan perawatan
- Filter pelindung terhadap gangguan radio
- Tingkat perlindungan listrik IP X0D (IP 40).
CARA KERJA BURNER RIELLO RLS 130
Cara kerja Burner Riello RLS 130 didasarkan pada sistem pembakaran bahan bakar ganda (dual-fuel), yaitu Gas (LPG/CNG/PGN) dan Solar (Light Oil). Model ini dirancang untuk kapasitas industri besar dengan rentang daya output termal sebesar 486/930 hingga 1608 kW pada operasi gas, dan 685/930 hingga 1608 kW pada operasi solar.Sistem operasional otomatisnya dikendalikan secara ketat oleh control box mikroprosesor Siemens (seri RMG/RMO) yang mengintegrasikan seluruh sistem interlok pengaman tekanan gas, tekanan udara, serta sensor api. Keunggulan utama dari seri RLS 130 adalah fleksibilitasnya: pembakaran gas bekerja secara dua tahap progresif (two-stage progressive) atau modulasi penuh, sedangkan pembakaran solar bekerja secara dua tahap standar (two-stage / dua nozzle).Pergantian bahan bakar dapat diatur dengan mudah melalui sakelar pemilih (selector switch) tanpa perlu melakukan pembongkaran mekanis pada burner.Berikut adalah urutan sekuensial tahapan kerja Riello RLS 130 berdasarkan bahan bakar yang dipilih:A. Operasi Menggunakan Bahan Bakar GAS (Two-Stage Progressive)Ketika sakelar pemilih berada pada mode GAS, burner akan beroperasi melalui tahapan berikut:1. Fase Pra-Ventilasi (Pre-Purge Phase)- Saat panel kontrol utama boiler meminta pasokan panas (Demand ON), control box menyalakan motor listrik 3-phase pembakar.
- Motor menggerakkan kipas sentrifugal (fan blower) berdaya besar untuk meniupkan udara segar ke dalam ruang pembakaran.
- Servomotor elektrik bergerak membuka peredam udara (air damper) ke posisi bukaan maksimum (100%) selama kurang lebih 20 detik. Proses ini bertujuan menyapu bersih sisa uap gas terperangkap dari siklus sebelumnya guna menghindari risiko ledakan spontan (backfire).
- Air Pressure Switch: Sensor ini memantau hembusan angin. Jika tekanan udara minimum keselamatan terpenuhi, sensor mengirimkan kontak sinyal aman kepada control box.
2. Tahap Pengapian & Api Tahap 1 (Low Fire)- Servomotor memutar balik posisi air damper dan katup kupu-kupu gas (gas butterfly valve) ke posisi bukaan minimum (setelan awal untuk Api 1).
- Ignition transformer aktif mengalirkan tegangan tinggi ke ujung elektroda pengapian untuk menghasilkan busur percikan api listrik konstan.
- Katup solenoid pengaman dan katup tahap 1 pada rangkaian Gas Train terbuka. Gas mengalir, bercampur secara ideal dengan udara pembakaran di kepala pembakaran (combustion head), lalu langsung tersulut oleh percikan elektroda membentuk Api Tahap 1 (Api Kecil / minimal daya ±486 kW).
- Sensor Deteksi Api (UV Cell): Karena burner ini bertipe bahan bakar ganda, sensor menggunakan fototabung UV (UV cell) bersensitivitas tinggi. Jika api stabil terdeteksi dalam hitungan detik (safety time), trafo pemantik mati. Jika gagal mendeteksi api, burner langsung masuk status Lockout (lampu indikator merah menyala).
3. Transisi Progresif ke Api Tahap 2 (High Fire)- Apabila sistem boiler masih membutuhkan pasokan energi besar untuk mencapai suhu target, servomotor secara perlahan, halus, dan progresif membuka katup gas kupu-kupu sekaligus membuka peredam udara secara sinkron via mekanisme tuas mekanis (cam variabel).
- Kapasitas pembakaran merangkak naik secara bertahap tanpa lonjakan tekanan mendadak hingga mencapai pembakaran penuh (Api Tahap 2 / Api Besar hingga 1608 kW).
B. Operasi Menggunakan Bahan Bakar SOLAR (Two-Stage / Dua Nozzle)Ketika sakelar pemilih diposisikan pada mode SOLAR (OIL), burner akan mengalihkan jalur kontrol elektronik ke sistem hidrolik solar:1. Fase Pra-Ventilasi & Sirkulasi Solar- Motor listrik burner menyala untuk memutar kipas pembakaran sekaligus memutar poros pompa solar tekanan tinggi.
- Sembari kipas melakukan pra-ventilasi ruang bakar dengan membuka air damper secara maksimal, solar dihisap dari tangki harian dan bersirkulasi di dalam sirkuit pompa untuk menaikkan tekanan kerja hidrolik (biasanya diatur pada rentang 12 bar untuk Api 1 dan mencapai 22 bar untuk Api 2).
2. Pengapian Api Tahap 1 (Low Fire / Nozzle 1)- Setelah fase pra-ventilasi selesai, servomotor memposisikan kembali air damper ke setelan udara Api 1.
- Trafo pemantik melepaskan percikan listrik tegangan tinggi pada elektroda.
- Katup solenoid solar untuk Nozzle 1 terbuka. Solar dikabutkan menjadi partikel mikro bertekanan tinggi, bercampur dengan oksigen, lalu tersulut menghasilkan Api Tahap 1 (Api Kecil / minimal daya ±685 kW). Sensor UV Cell memantau keaktifan api ini secara instan.
3. Perpindahan ke Api Tahap 2 (High Fire / Nozzle 1 + Nozzle 2)- Jika instruksi kapasitas penuh aktif dari panel boiler, servomotor bergerak membuka air damper ke posisi maksimum.
- Secara bersamaan, katup solenoid solar untuk Nozzle 2 terbuka.
- Bahan bakar kini disemprotkan melalui kedua nozzle secara bersamaan, menghasilkan kerapatan daya maksimal (Api Tahap 2 hingga 1608 kW) untuk mengejar target penguapan atau pemanasan boiler secara cepat.
C. Modulasi Turun & Pemadaman Aman (Shutdown)- Modulasi Turun: Saat parameter suhu atau tekanan boiler mendekati titik target (setpoint), burner akan menurunkan kapasitasnya kembali ke Api Tahap 1 (pada mode gas diturunkan secara progresif halus via servomotor, sedangkan pada mode solar diturunkan dengan menutup solenoid Nozzle 2).
- Shutdown: Begitu kebutuhan panas terpenuhi sepenuhnya, seluruh katup solenoid (baik gas maupun solar) menutup rapat secara instan sehingga api padam total. Motor kipas burner tetap berputar selama beberapa saat (post-purge) untuk mendinginkan komponen internal kepala pembakaran stainless steel sebelum burner benar-benar kembali ke mode siaga (standby).
KATALOG RLS_TS0040UK01
PT. INDIRA MITRA BOILER
- Kantor : Emerald Residence Sepatan Ruko 8i, RT.026/RW.005, Kosambi, Kec. Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Banten 15530
- Whatsapp : +62 823-2092-5518
- Nomor Ponsel : 0821 1185 1623
- Telp : 021 5011 0567
- Email : wahyuidm86@gmail.com /wahyuspi46@gmail.com
-
Be the first to review “DUAL FUEL BURNERS LIGHT OIL/ GAS RLS 130”











Reviews
There are no reviews yet.